Minggu, 12 Maret 2017

Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Tes Laboraturium


Ketika Anda mengunjungi rumah sakit, mungkin nama Laboraturium sudah familiar di telinga Anda, atau bahkan Anda pernah menjalani tes Laboraturium. Lalu apa sebenarnya tes laboraturium itu? Mari kita bahas sejenak mengenai pengertiannya.

Pemeriksaan laboraturium adalah sutau tindakan dan prosedur pemeriksaan khusus yang mengambil bahan atau sampel dari si pasien. Sampel tersebut bisa berupa urin, darah, sputum (dahak), dan masih banyak yang lainnya. Tujuan pemeriksaan laboraturium jelas untuk menentukan diagnosis atau membantu menentukan diagnosis penyakit bersamaan dengan tes penunjang yang lainnya. Secara lengkap, berikut tujuan pemeriksaan laboraturium:
1. Membantu pemantauan pengobatan dan juga pemberian obat.
2. Memantau perkembangan penyakit pasien.
3. Penunjang dalam menegakkan diagnosis penyakit.
4. Menemukan kemungkinan diagnostik yang dapat menyamarkan gejala klinis.
5. Menyediakan informasi prognostik atau perjalanan sebuah penyakit.

Dari beberapa tujuannya tersebut, dapat diketahui dengan jelas bahwa tes laboraturium sangat bermanfaat bagi pasien dalam pemantauan pengobatan, menentukan resiko terhadap suatu penyakit, memastikan penyakit yang diderita seseorang, serta memantau perkembangan penyakit.

Sebelum melakukan tes laboraturium, seorang pasien harus menjalani sejumlah persiapan terlebih dahulu. Umumnya, pasien akan diminta untuk melakukan puasa selama 10 sampai dengan 12 jam. Akan lebih baik jika melakukan puasa di malam hari dan diambil darahnya di pagi harinya setelah berpuasa. Puasa ini dilakukan supaya hasil pemeriksaan laboraturium dapat diinterpretaikan dengan benar tanpa dipengaruhi oleh konsumsi makanan terakhir. Beberapa jenis pemeriksaan yang mewajibkan puasa adalah pemeriksaan glukosa, pemeriksaan kolesterol serta pemeriksaan urea dan asam urat.

Selanjutnya, pasien juga tidak disarankan untuk meminum obat-obatan kecuali obat yang memang digunakan untuk tujuan pemeriksaan. Anda akan diarahkan oleh dokter atau medis dalam melakukan persiapan ini.

Setelah membaca sampai di sini, mungkin akan timbul pertanyaan di benak Anda mengenai dimana Anda bisa melakukan tes laboraturium ini. Pemeriksaan laboraturium bisa dilakukan di laboraturium yang lazimnya sudah tersebar di setiap kota.

Kemajuan di bidang teknologi dan informasi telah membuat segala hal menjadi mudah termasuk kemudahan dalam melakukan pemeriksaan laboraturium. Pasalnya telah hadir layanan pesan lab online dengan aplikasi Halodoc yang sangat memudahkan kita dalam melakukan tes lab.

Aplikasi Halodoc merupakan aplikasi konsultasi dokter berbasis daring. Aplikasi cerdas ini secara langsung akan memudahkan Anda dalam melakukan konsultasi secara online. Setelah Anda menginstal aplikasi tersebut, Anda akan mendapati 5 kategori yang bisa dipilih. Pertama, Anda akan menemui kategori directory untuk mencari profil dokter pilihan Anda. Kemudian, ada  kategori konsultasi dengan beberapa pilihan seperti chat, call dan video call. Selanjutnya Anda juga diberikan layanan Apotek Antar yakni sebuah layanan yang akan memudahkan pembelian obat dari berbagai apotek di Indonesia. Selanjutnya ada kategori Appointments dan yang terakhir kategori Lab. Nah, fitur inilah yang memudahkan tes lab Anda.

Pesan lab online dengan aplikasi Halodoc akan mengarahkan Anda pada pemesanan jasa tes laboraturium dari laboraturium resmi yang memang sudah diajak bekerja sama. Bahkan yang lebih mengejutkannya, pengambilan tes darah sampai urin bisa dilakukan langsung di rumah Anda saja. Jadi, Anda sudah tidak perlu lagi repot-repot pergi mendatangi lab tersebut.

Itulah segala hal yang perlu Anda ketahui tentang tes laboraturium. Dengan membaca artikel ini, maka Anda akan tahu mengenai tes laboraturium tersebut, tujuannya, persiapannya sampai cara termudah untuk mendapatkannya. Semoga artikel ini juga bisa menjadi referensi bagi Anda.

Share this

0 Comment to " Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Tes Laboraturium "

Posting Komentar