Kamis, 25 Januari 2018

Beri Vaksin untuk Kucing? Konsultasikan dengan Dokter Hewan Anda!



Memberi vaksin pada kucing sebenarnya harus. Ini bertujuan untuk menghindari kucing terkena berbagai penyakit. Tapi, untuk Anda yang baru memelihara kucing dan belum tahu seluk-beluknya, ada baiknya Anda konsultasikan terlebih dulu dengan dokter hewan Anda. Tujuannya, untuk mengetahui jadwal dan jenis vaksin yang diperlukan. Seperti di bawah ini.

Vaksin Tricat

Jenis vaksin kucing yang satu ini diberikan untuk menghindarkan peliharaan Anda dari bahaya penyakit Feline Panleucopania, Feline Rhinotracheitis, serta Feline Calicivirus. Vaksin ini berikan pada kucing yang telah berumur 8 hingga 10 minggu. Namun, sebelumnya, sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan umum terlebih dulu.

Setelah pemberian Vaksin Tricat, kucing Anda juga akan diberikan obat cacing. Ini untuk memaksimalkan fungsi dari vaksin ini. Untuk harga, Anda tidak perlu risau. Vaksin ini tidak terlalu mahal, kok! Hanya sekitar 150 hingga 200 ribu rupiah saja.


Vaksin Tetracat

Sama seperti Vaksin Tricat, Vaksin Tetracat juga diberikan untuk menghindarkan kucing dari penyakit Feline Panleucopania, Feline Rhinotracheitis, serta Feline Calicivirus. Meski begitu, tetap ada yang berbeda. Jika pada Vaksin Tricat diberi obat cacing setelahnya, pada Vaksin Tetracat tidak.

Selain itu, Vaksin Tetracat baru diberikan pada saat kucing berumur 12 hingga 14 minggu. Sedangkan untuk harga, vaksin yang satu ini sedikit lebih mahal dari Vaksin Tricat, yaitu antara 170 hingga 200 ribu rupiah.

Vaksin Rabies

Selanjutnya ada Vaksin Rabies. Jelas sekali, kan bahwa vaksin ini digunakan untuk mencegah penyakit rabies. Anda harus ingat, tidak hanya anjing ataupun kalelawar yang bisa terkena penyakit rabies ini, kucing juga bisa. Penyakit ini sangat berbahaya karena menyerang sistem kekebalan tubuh dan bisa menyebabkan kematian.

Jika kucing Anda terkena rabies, siapa saja yang melakukan kontak langsung dengannya juga bisa tertular. Jadi, jangan sampai Anda terkena air liur apalagi sampai terkena gigitannya, ya! Kalau tidak, Anda juga bisa terinfeksi dan masalahnya akan jadi lebih rumit.

Vaksin rabies umumnya diberikan pada kucing setelah berumur 20 minggu. Sebelum memberi vaksin ini, tentu saja kucing Anda juga harus melakukan pemeriksaan umum terlebih dahulu. Dibanding harga Vaksin Tricat dan Vaksin Tetracat, Vaksin Rabies jauh lebih murah. Harganya hanya sekitar 30 hingga 100 ribu rupiah saja.

Efek Samping dari Vaksinasi Kucing

Ada yang harus Anda tahu, setelah diberi vaksin, biasanya kucing Anda memberikan reaksi yang bisa disebut juga sebagai efek sampingnya. Reaksi tersebut bisa berupa perubahan tingkah kucing yang menjadi aneh, bisa juga timbul pembengkakan sesaat setelah vaksinasi.

Anda tenang saja. Reaksi ini sebenarnya adalah hal yang lumrah. Beberapa saat setelah itu, biasanya kucing akan kembali ke keadaan normal. Namun, jika pembengkakannya terjadi dalam jangka waktu yang panjang, maka sebaiknya Anda membawanya pergi ke dokter hewan. Ini bertujuan untuk memantau kondisi mereka apakah baik-baik saja atau tidak.

Vaksin memang berguna untuk mencegah penyakit pada hewan seperti kucing. Tapi, ada yang harus Anda ingat, penyakit tersebut masih berpotensi untuk muncul kembali akibat efek vaksin yang telah selesai. Jadi, Anda harus melakukannya secara terus menerus agar menguatkan sistem imun si kucing.

Dalam kondisi seperti apapun, sebaiknya Anda tetap melakukan vaksin pada kucing Anda. Selain berguna untuk mencegah sakit pada kucing, juga untuk menghindarkan penyakit tersebut dari Anda juga. Memang, vaksin bisa berefek samping pada kucing Anda, tapi bukankah itu tak masalah?

Share this

0 Comment to " Beri Vaksin untuk Kucing? Konsultasikan dengan Dokter Hewan Anda! "

Posting Komentar